CERPEN: Hakikat Sebuah Cinta | Part#14
Aku bingung harus bilang apa tetapi melihat isi pesan itu? Nampaknya ia tidak sedang bermain-main dengan perasaanku, pantas saja aku merasa seolah-olah aku tidak akan pernah melihatnya lagi. Dan tepukan dibahu ku itu seakan-akan ada yang sedang ia titipkan kepadaku dan harus kujaga, wajar saja dia bersikeras ingin sekali menemui ku dan berterus terang mengenai perasaannya padaku, rupanya pertemuan dibukit Tanjung itu adalah pertemuan untuk yang terkahir kalinya.
"Kak janji ya kakak adalah orang pertama yang mengetahui hal ini, jangan sampai kak Dira juga tahu. Sebenarnya aku sendiri juga memiliki perasan yang tidak bisa kusembunyikan didalam diriku sendiri, kak menurut kakak Cinta yang sesungguhnya itu seperti apa kak aku takut jika yang aku rasakan ini adalah emosi sesaat."
"Nayla,,, dengarkan ini baik-baik! Jika kamu suka dengan seseorang karena dia baik kepadamu, itu bukan Cinta tapi rasa berterimakasih. Jika kamu suka dengan seseorang karena dia mahir melakukan sesuatu itu bukan Cinta tapi kagum! Jika kamu menyukai seseorang karena kamu tertarik dengan gaya atau penampilannya itu bukan Cinta tapi rasa penasaran! Jika kamu suka dengan seseorang karena dia tampan/cantik, itu bukan Cinta tapi Nafsu!
Tapi jika kamu suka dengan seseorang tetapi kamu sendiri tidak tahu sebabnya itu lah Cinta yang sesungguhnya."
Kakak ku menepuk bahuku, dia menggelengkan kepalanya sambil tersenyum dan berlalu pergi meninggalkanku.
"Sudah lah,,, nampaknya bukit Tanjung akan berganti musim dari Kemarau yang panjang menjadi musim Semi, dan rumput-rumput kering itu akan menumbuhkah benih-benih Cinta yang baru dan bunga-bunga bermekaran menghiasi bukit Tanjung"
Perkataan kakak ku mengibaratkan kemarau panjang dihatiku dan menanti hujan turun dari langit, tak terasa waktu sudah mulai gelap dan hari mulai berganti malam. Sunyinya malam yang diselimuti hawa dingin dari pengunanan Muria menambah kesunyian dihatiku, benarkah aku mencintainya? Dan benarkah bahwa Cinta yang sesungguhnya itu tidak dapat dijelaskan, ia hadir tanpa sebab yang pasti dan hanya rasa gejolak dihati. Jika memang demikian akan kah bunga-bunga dihatiku tumbuh dan bermekaran menghiasi ruang hidupku? Kenapa disaat seperti ini aku merasa kehilangan sesuatu yang telah lama kunantikan, malam semakin dingin dan sepi kuraih Hapeku lalu kuputar musik untuk tuk menemani tidurku dimalam yang penuh dengan penantian panjang.
Musik:
Ku coba untuk melawan hati
Tapi hampa terasa di sini tanpamu
Bagiku semua sangat berarti lagi
Ku ingin kau di sini tepiskan sepiku bersamamu
Takkan pernah ada yang lain di sisi
Segenap jiwa hanya untukmu
Dan takkan mungkin ada yang lain di sisi
Ku ingin kau di sini tepiskan sepiku bersamamu
Bagiku semua sangat berarti
Ku ingin kau di sini
Bagiku semua sangat berarti lagi
Ku ingin kau di sini
Takkan pernah ada yang lain di sisi
Segenap jiwa hanya untukmu
Dan takkan mungkin ada yang lain di sisi
Ku ingin kau di sini tepiskan sepiku bersamamu Hingga akhir waktu
Komentar
Posting Komentar